INFOSERU.COM – Ketua KPK sementara Nawawi Pomolango memberikan tanggapan soal sosok pengganti untuk mengisi kekosongan posisi Firli Bahuri
Nawawi Pomolango menegaskan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan DPR.
Hal itu terkait dengan soal sosok pengganti untuk mengisi kekosongan posisi Firli Bahuri
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Terbitkan Laporan ESG 2025, Hikvision Dorong Pembangunan Berkelanjutan Lewat “Tech for Good”
For the Reasons that Matter: Kampanye Multi-Negara yang Menyoroti Kesehatan Pernapasan Dewasa

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal itu disampaikan oleh Nawawi Pamolango kepada wartawan, Selasa (16/1/2024).
Terkait posisi Firli Bahuri yang telah diberhentikan, KPK memastikan sudah memutus seluruh akses Firli Bahuri.
Baca artikel lainnya di sini : Kasus Pemerasan SYL, Yusril Ihza Mahendra Jadi Saksi yang Meringankan Mantan Ketua KPK Firli Bahuri
Baca Juga:
Dorong Revolusi Pangan Global, Teknologi “Food Processing” Jepang Tampil di Panggung Dunia
Riset LPEM FEB UI: Pindar AdaKami Jadi Bantalan Saat Masyarakat Hadapi Tekanan Ekonomi
Diberitakan sebelumnya, Firli Bahuri telah diberhentikan sebagai Ketua KPK.
Dia dicopot setelah ditetapkan tersangka kasus pemerasan kepada Syahrul Yasin Limpo serta mendapatkan sanksi etik berat dari Dewas KPK.
Firli Bahuri diberhentikan semetara sesuai Keputusan Presiden (Keppres) karena menjadi tersangka kasus korupsi.
Lihat juga konten video, di sini: Seribu Kiai Kampung Dukung Prabowo – Gibran Saat Gibran Rakabuming Silaturahmi ke Ponpes Ibnu Sina
Baca Juga:
Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital
CGTN: Awal yang Solid dalam Repelita Ke-15 Tiongkok, Apa Maknanya?
“Pemutusan akses sejak adanya Keputusan Presiden, maka akses beliau sebagai pimpinan atau ketua itu terputus untuk sementara waktu.”
“Sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap,” ungkap Wakil Ketua KPK Johanis Tanak dikutip pada Minggu (26/11/2023).
“Untuk kekosongan (pimpinan KPK) kita di sini, serahkan sepenuhnya ke Presiden dan DPR untuk menyikapinya,” ujar Nawawi.
Menurut Nawawi, KPK hanya dalam posisi menunggu soal penggantian Firli.
Namun, dia berseloroh kursi pimpinan KPK akan menjadi agak sesak jika bertambah satu lagi.
“Kita sifatnya nunggu, cuman kalau lihat-lihat posisi ini kayaknya kalau nambah satu lagi agak sesak.”
Biasanya kalau agak sesak itu tidak terlalu mendesak,” tuturnya.***








