INFOSERU.COM -Beredar kabar, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahyanto akan dilantik menjadi Menko Polhukam.
Sedangkan posisinya sebagai Menteri ATR/BPN akan diisi oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono
Mantan Menko.Polhukam Mahfud Md mengaku sudah mendengar adanya isu Hadi Tjahjanto segera dilantik sebagai Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Inverter Smart String 506 kW Huawei Raih Smarter E AWARD di Ajang Intersolar Europe 2026
China International Supply Chain Expo Keempat Resmi Dibuka di Beijing

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya mendengar, baca berita dari Anda, kan sudah terberitakan,” ujar Mahfud di Kantor Mahfud MD Initiative, Jakarta, Selasa.
Ia pun tak mempermasalahkan terkait sosok Hadi yang akan menggantikan dirinya sebagai Menko Polhukam.
“Iya, tidak apa-apa,” katanya.
Baca Juga:
Jack Technology Luncurkan SmartLink Master di Vietnam
Dalian Menjadi Sorotan Global, Kota Ini Menjadi Tuan Rumah Summer Davos untuk Kesembilan Kalinya
Hadi Tjahjanto saat ini masih menjabat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)l.
Sementara itu Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menanggapi isu AHY yang akan dilantik sebagai Menteri ATR RI.
Dia mengatakan sebagai orang yang pernah menjadi prajurit militer, AHY selalu mendarmabaktikan hidup bagi bangsa dan negara.
“Jika negara memanggil, mas AHY siap memenuhi panggilan tugas dari negara.”
Baca Juga:
ChinaMarket: Ujian Sesungguhnya Dimulai Saat Kontainer Tiba di Lokasi Proyek
Zendure Luncurkan Ekosistem Energi AI ZEN+ HOME di Ajang Intersolar 2026
Gravity Game Unite (GGU) Luncurkan OBT Kedua PC MMORPG “Ragnarok Zero: Global”
“Namanya prajurit, beliau selalu mendarmabaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara.”
“Dulu di militer, lalu sekarang di medan politik. Ke depannya, tentu beliau selalu siap memenuhi panggilan tugas untuk bangsa dan negara,” ujarnya.
Namun demikian Herzaky menyebut perombakan kabinet merupakan hak prerogatif Presiden.
Namun demikian, kata dia, jika negara memanggil AHY selalu siap memenuhi panggilan itu.
“Reshuffle kabinet hak prerogatif Presiden. Kami menghormati betul hak Bapak Presiden.”
“Jadi, apakah akan ada pelantikan menteri, lalu siapa menterinya, tentu beliaulah yang tahu.”
“Silahkan ditanyakan kepada beliau,” kata Herzaky dihubungi melalui pesan singkat di Jakarta, Selasa (20/2/2023).***








